Rekomendasi Klinik Gigi Daerah Bandung, Klinik Gigi Bandung Rating Bagus, Klinik Pasang Behel Sarijadi, Klinik Gigi Sarijadi.
Beberapa pasien yang mengeluh sakit gigi ingin giginya dicabut. Padahal tidak semua kasus gigi yang sakit harus dicabut. Dalam dunia kedokteran gigi, pencabutan gigi merupakan alternatif terakhir dalam prosedut pengobatan gigi.
Agar fungsi gigi di dalam rongga mulut dapat terjaga, maka prioritas tindakan perawatan gigi difokuskan untuk mempertahankan gigi yang mengalami kerusakan. Karena masing-masing gigi memiliki fungsinya masing-masing. Tindakan untuk mempertahankan gigi yang berlubang atau rusak adalah dengan penambalan, perawatan saluran akar gigi, dll. Namun jika memang gigi tersebut sudah tidak dapat dipertahankan sehingga tindakan pencabutan gigi tidak dapat dihindarkan, maka fungsi gigi tersebut seharusnya diganti dengan gigi tiruan.
Gigi tiruan adalah alat untuk mengganti fungsi dari gigi asli yang telah hilang. Fungsi gigi geligi dalam rongga mulut adalah untuk pengunyahan makanan, pengucapan dan estetika. Maka jika ada gigi yang telah hilang karena dicabut atau trauma, sebaiknya diikuti dengan pemasangan gigi tiruan untuk menggantikan fungsi gigi tersebut. Mengapa setelah proses pencabutan harus ada gigi tiruan? Karena setelah tindakan pencabutan gigi yang tidak diikuti pemakaian gigi tiruan akan menimbulkan banyak masalah kesehatan.
Beberapa resiko jika setelah pencabutan tidak memakai gigi tiruan:
(1). Gigi sebelahnya bergeser menempati ruang yang kosong, serta menyebabkan gigi lawannya modot. Pergeseran yang terjadi akan bertambah parah seiring dengan semakin lamanya dibiarkan atau diabaikan. Dalam jangka panjang pergeseran gigi tersebut dapat menyebabkan gangguan sendi rahang
(2). Bergesernya gigi-gigi yang masih ada ke ruang kosong bekas pencabutan dan modotnya gigi lawan pada gigi yang telah dicabut menyebabkan munculnya celah yang dapat menyebabkan makanan mudah terselip (selilitan). Makanan yang terselip tersebut seringkali sulit dibersihkan dan dapat menyebabkan gigi berlubang
(3). Beban tekanan pengunyahan terlalu tinggi pada gigi-gigi yang masih ada, sehingga resiko keausan pada gigi tersebut akan lebih tinggi. Beban tekanan pengunyahan yang terlalu tinggi juga dapat menyebabkan tambalan pada gigi-gigi yang masih ada lebih cepat rusak atau lepas.
(4). Kehilangan fungsi pengunyahan pada sisi gigi yang dicabut sehingga akan menyebabkan kebiasaan buruk mengunyah pada satu sisi (kanan atau kiri saja). Mengunyah satu sisi secara terus-menerus dapat menyebabkan penumpukan karang gigi pada sisi yang tidak pernah dipakai mengunyah. Hal tersebut disebabkan oleh tidak adanya aliran air liur pada sisi yang tidak pernah dipakai mengunyah. Seperti telah diketahui salah satu fungsi air liur adalah untuk pembersihan alami pada rongga mulut (self cleansing). Mengunyah hanya pada satu sisi dalam jangka panjang juga dapat mengakibatkan asimetri wajah dan gangguan sendi rahang (Temporomandibular Disorders).
Untuk informasi lebih lanjut anda bisa menghubungi Call Center utama kami https://wa.me/6281314912119 atau kunjungi Instagram kami https://instagram.com/tamidentalcare?igshid=MzNlNGNkZWQ4Mg==

