Apa Itu Abrasi Gigi?

Rekomendasi Klinik Gigi Daerah Bandung, Klinik Gigi Bandung Rating Bagus, Klinik Pasang Behel Sarijadi, Klinik Gigi Sarijadi.

Abrasi gigi adalah hilangnya struktur gigi karena gesekan atau proses mekanis yang dilakukan secara berulang antara gigi dengan suatu alat, misalnya sikat gigi. 

Akibat abrasi, gigi akan membentuk potongan tajam, seperti huruf V dan berwarna lebih kuning mengilat dari gigi aslinya. Tentunya ini memberikan efek penampilan yang kurang baik.

Terkikisnya permukaan gigi dapat berlangsung cepat karena email tipis di daerah gigi. 

Setelah melewati email, abrasi dapat menghancurkan struktur dentin dan sementum yang lebih lembut. 

Bagian tersebut kemudian menstimulasi gigi menjadi sensitif ketika terjadi perubahan suhu. Saat email terbuka dan dentin terekspos, rangsangan oleh makanan bisa memunculkan sensasi ngilu yang cukup mengejutkan. 

Tak hanya itu, plak juga lebih mudah terjebak dan menjadi retensi makanan. Jika tidak ditangani, kondisi tersebut dapat mengakibatkan karies dan penyakit periodental.

Penyebab Abrasi Gigi

Penyebab abrasi gigi yang paling umum adalah kombinasi dari tindakan mekanis dan kimia. Proses abrasi gigi dapat terjadi lebih cepat dengan efek erosi karena pH asam pada mulut.

Berikut beberapa faktor penyebab gigi abrasi: 

1.Penggunaan Sikat Gigi Berbulu Keras

Menggunakan sikat gigi dengan bulu yang keras dapat menyebabkan masalah pada gigi. Bulu sikat yang keras dapat merusak lapisan pelindung gigi dan melukai gusi.

Sebaiknya, pilihlah sikat gigi dengan ujung kepala sikat yang mengecil dan bulu yang halus. Jangan lupa, ganti sikat gigi setiap tiga bulan sekali atau jika bulu sudah mulai rusak.

2.Penggunaan Pasta Gigi Abrasif

Kamu bisa menemukan berbagai produk pemeliharaan kebersihan gigi dan mulut. Salah satunya pasta gigi yang mengandung charcoal atau arang aktif. 

Kandungan tersebut dipercaya dapat membuat gigi tampak lebih putih setelah digunakan berulang kali. 

Namun, menyikat gigi dengan menggunakan kandungan bahan tersebut secara agresif akan menyebabkan abrasi pada gigi. Abrasi biasanya terjadi pada daerah serviks gigi taring dan gigi premolar.

3. Teknik Menyikat Gigi yang Kurang Tepat

Menggosok gigi dengan tekanan terlalu keras dan teknik yang salah dapat mengikis lapisan email pada bagian leher gigi, terutama pada gigi taring dan premolar. 

Hal ini biasanya terjadi saat seseorang menggerakkan sikat giginya dengan gerakan horizontal yang kuat. 

4.Penggunaan Tusuk Gigi

Selain cara menggosok gigi yang salah, penyebab abrasi gigi juga dapat timbul dari kebiasaan menggunakan tusuk gigi. 

Tak hanya menyebabkan abrasi pada email gigi, tusuk gigi juga dapat meningkatkan risiko masalah pada gusi. 

Cara Mengobati Abrasi Gigi

Perawatan abrasi gigi sebenarnya cukup bervariasi. Umumnya, penanganan dilakukan sesuai penyebab dan tingkat keparahannya. 

Berikut beberapa cara mengobati abrasi gigi: 

1.Menghentikan Kebiasaan Buruk

Memahami dan menggunakan teknik menyikat gigi yang benar sangatlah penting. Gosoklah gigi secara lembut dengan cara yang benar. Selain itu, jangan lupa gunakan sikat gigi dengan bulu sikat yang halus.

2.Penambalan Gigi

Penambalan gigi dapat menjadi salah satu cara mengobati abrasi. Perawatan ini akan berguna untuk melindungi dentin dan mengembalikan fungsi gigi.

3.Pembuatan Mahkota Gigi 

Cara mengatasi abrasi gigi lainnya yaitu pembuatan mahkota gigi, terutama pada kondisi abrasi yang sudah meluas dan menimbulkan kerusakan. 

Mahkota gigi berguna untuk melindungi gigi dari kerusakan lebih lanjut dan meningkatkan penampilan senyum secara keseluruhan.

Bisakah Abrasi Gigi Dicegah?                                                          

Kebiasaan menyikat gigi minimal dua kali sehari memang sangat efektif dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Namun, kurangnya pengetahuan mengenai cara menyikat gigi yang baik dan benar, dapat menimbulkan masalah abrasi gigi. 

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam merawat kesehatan gigi dan mulut seperti berikut: 

  • Pilihlah sikat gigi dengan bulu halus dan lakukan teknik menyikat gigi yang benar dan tepat
  • Hindari menggunakan tusuk gigi. Untuk membersihkan sisa makanan yang tersangkut di sela gigi, gunakan benang gigi atau dental floss
  • Hindari penggunaan pasta gigi yang mengandung bahan abrasif tinggi
  • Pilihlah pasta gigi yang mengandung fluoride agar gigi tetap sehat dan kuat, serta terhindar dari gigi berlubang

Untuk informasi lebih lanjut anda bisa menghubungi Call Center utama kami https://wa.me/6281314912119 atau kunjungi Instagram kami https://instagram.com/tamidentalcare?igshid=MzNlNGNkZWQ4Mg==

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *