Rekomendasi Klinik Gigi Daerah Bandung, Klinik Gigi Bandung Rating Bagus, Klinik Pasang Behel Sarijadi, Klinik Gigi Sarijadi.
Scaling gigi adalah prosedur non-operasi yang dilakukan untuk membersihkan dan menghilangkan plak dan karang (tartar) pada gigi. Prosedur pembersihan karang gigi ini biasanya membuat gigi terasa linu. Oleh sebab itu, terkadang beberapa orang meminta dokter gigi untuk melakukan anestesi lokal karena khawatir akan rasa sakit selama prosedur. Selain untuk membersihkan plak dan karang gigi, scaling gigi juga bermanfaat untuk: Mengurangi asam dan enzim berlebih yang diproduksi oleh bakteri di dalam mulut yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan. Mengurangi risiko perdarahan atau pembengkakan jaringan akibat dari respons imun tubuh terhadap bakteri pada plak. Selain melihat kondisi kesehatan gigi, tidak ada salahnya untuk rutin membersihkan karang gigi setiap 6 bulan sekali pada dokter gigi. Sebaiknya jangan menunggu karang gigi semakin menumpuk. Beberapa efek setelah dilakukan pembersihan karang gigi, misalnya rasa ngilu, gusi yang turun ke arah akar, gigi goyang, hingga gigi renggang. Untuk gigi ngilu, itu disebabkan oleh alat yang menjangkau karang gigi subgingival (letaknya di bawah garis gusi). By the way kalian pernah mendengar beberapa hal dibawah ini yang membuat kalian menjadi takut dan mengurungkan niat untuk membersihkan karang gigi di dokter gigi? Hmm hanya sekedar mitos atau fakta yaa? Kita pelajari Bersama yuk!
1. MITOS: Scaling menyebabkan gigi menjadi renggang
FAKTA: Scaling TIDAK menjadikan gigi kita renggang, namun ruang atau yang terbentuk tersebut disebabkan oleh karena karang gigi yang telah dibersihkan. Ruang atau celah ini akan menutup setelah gusi sembuh dan dirawat dengan baik.
2. MITOS: Scaling akan menjadikan gigi lebih tipis
FAKTA: Alat scaling bekerja dengan getaran, bukan mengikis. Ujung scaler juga digunakan di atas karang gigi, bukan gigi. Mekanisme ini TIDAK mengikis permukaan gigi dan menjadikan gigimu tipis yaa.
3. MITOS: Scaling akan menyebabkan gigi sensitif
FAKTA: Apabila terdapat banyak karang gigi pada permukaan gigi dan gusi, maka akan berakibat pada penurunan gusi. Hal ini menyebabkan permukaan akar gigi terpapar dan gigi terasa lebih sensitif. Jadi, scaling sangat diperlukan untuk membersihkan karang gigi dan menyembuhkan gusi supaya tidak mudah sensitif.
4. MITOS: Scaling akan menyebabkan gigi goyang
FAKTA: Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, karang gigi yang tebal dan tidak dibersihkan akan membuat permukaan gusi turun dan mengakibatkan berkurangnya dukungan dari jaringan penyangga gigi. Pada akhirnya gigi akan goyang.
5. MITOS: Scaling bisa membuat gigi menjadi putih
FAKTA: Tujuan utama scaling yaitu untuk menghilangkan karang gigi dan juga noda atau stain yang menempel pada permukaan gigi yang tidak dapat hilang hanya dengan sikat gigi saja. Prosedur ini TIDAK membuat gigi menjadi lebih putih, namun dapat membuat gigi menjadi bersih. Pemutihan gigi dapat dilakukan dengan cara lain, yaitu Bleaching atau Veneer.
6. MITOS: Jika sudah sikat gigi dua kali sehari, tidak perlu scaling lagi
FAKTA: Jangan salah yaa, sikat gigi dua kali sehari belum cukup menjamin kalau gigi kita sudah bersih loh! Maka dari itu rutinlah periksakan kondisi gigimu setiap 6 bulan sekali ke dokter gigi agar segera mendapatkan perawatan yang tepat jika diperlukan.
Jadi gimana? udah paham ya sampai sini? yuk jangan lupa buat cek kondisi giginya ya setiap enam bulan sekali!
Untuk informasi lebih lanjut anda bisa menghubungi Call Center utama kami https://wa.me/6281314912119 atau kunjungi Instagram kami https://instagram.com/tamidentalcare?igshid=MzNlNGNkZWQ4Mg==

