Rekomendasi Klinik Gigi Daerah Bandung, Klinik Gigi Bandung Rating Bagus, Klinik Pasang Behel Sarijadi, Klinik Gigi Sarijadi.
Ketika berpuasa, bibir terasa kering dan bau mulut tak sedap. Hal ini disebabkan karena saliva atau air liur yang berfungsi untuk mengurangi munculnya bakteri di dalam mulut kita berkurang dan mulut memiliki proteksi yang lemah dari bakteri mulut yang menyebabkan aroma tidak sedap atau yang disebut juga halitosis. Setelah berbuka, kelenjar saliva kita akan terstimulasi kembali dan melawan bakteri mulut karena kadar air liur yang kembali normal.
Lalu bagaimana cara mencegah bau mulut dan dehidrasi saat puasa? Kuncinya adalah dengan menjaga kebersihan mulut dan hidrasi. Berikut adalah tips yang dapat diterapkan agar mulut tidak bau ketika berpuasa:
- Gosok gigi
Seperti yang kita ketahui, menjaga kebersihan mulut adalah cara paling ampuh untuk menghindari bau mulut. Menggosok gigi akan membantu menjaga kebersihan mulut selama kurang lebih 14 jam berpuasa. Gosok gigi selama 2 hingga 3 menit dengan pasta gigi berfluoride setelah sahur dan buka atau menjelang tidur untuk mengurangi penumpukkan plak.
- Berkumur menggunakan mouthwash
Menjaga kebersihan gigi dan mulut tidak hanya dilakukan lewat menggosok gigi saja. Menggunakan produk kumur (Mouthwash) untuk menghilangkan bau mulut dan bakteri juga bisa dijadikan opsi tentunya dengan aturan dan cara pakai yang benar ya. Berkumur menggunakan mouthwash dapat dilakukan setelah menggosok gigi ketika sesudah sahur dan setelah berbuka (menjelang tidur).
- Hindari makanan penyebab bau mulut
Saat menjelang berbuka puasa banyak orang berbondong-bondong mencari takjil dan menu buka puasa mulai dari yang manis hingga yang asin, namun ketika berpuasa ada beberapa makanan yang perlu diporsir dan bahkan dihindari ketika berpuasa seperti makanan pedas. Mengonsumsi makanan pedas. Pada umumnya, mengkonsumsi makanan pedas dapat memicu GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) atau asam lambung naik yang dapat menyebabkan bau mulut. Selain itu, ketika berpuasa alangkah baiknya kita tetap menjaga kondisi agar tetap prima agar khidmat menunaikan ibadah puasa.
- Hindari minuman berkafein
Menghindari minuman berkafein seperti teh dan kopi karena memiliki efek diuretik yang membuat pusing, sakit kepala, dan mulut kering. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, penyebab utama bau mulut adalah kurangnya hidrasi dalam mulut yang mengakibatkan timbulnya bakteri dua kali lipat. Sehingga, mulut kering atau kurangnya produksi saliva akibat konsumsi minuman berkafein dapat menjadi pemicu bau mulut. Alangkah baiknya ketika sahur dan berbuka perbanyak minum air putih.
- Hindari makanan tinggi gula dan garam
Berarti selama berpuasa makan-makanan hambar dong? Tentu tidak, maksudnya menjauhi makanan yang tinggi akan garam dan gula untuk menghindari dehidrasi karena garam dan gula dapat lebih mudah mengakibatkan dehidrasi karena selama berpuasa kita tidak mengkonsumsi air yang cukup pasca sahur. Perlu diingat, untuk menghidari bau mulut pastikan konsumsi makanan yang menghidrasi tubuh dengan baik seperti sayur dan jangan lupa konsumsi buah yang mengandung banyak serat dan vitamin hingga terhindar dari mulut kering.
- Perhatikan jeda gosok gigi setelah berbuka puasa
Setelah membatalkan puasa, sangat penting untuk menunggu selama 30 – 60 menit untuk menggosok gigi. Hal ini dilakukan agar air ludah dapat memiliki kesempatan untuk membasuh sisa makanan secara alami dan memberi waktu untuk mulut Anda kembali ke level pH yang normal. Melakukan kebiasaan ini juga untuk menghindari makanan asam yang merusak enamel gigi di saat keadaannya yang lemah
Jangan lupa untuk konsultasi dan perawatan gigi minimal 6 bulan sekali ke dokter gigi terpercaya untuk menciptakan hidup yang bersih dan sehat. Mulut bersih senyum berseri.
Untuk informasi lebih lanjut anda bisa menghubungi Call Center utama kami https://wa.me/6281314912119 atau kunjungi Instagram kami https://instagram.com/tamidentalcare?igshid=MzNlNGNkZWQ4Mg==

