Mau Merapikan Gigi Tanpa Behel? Emang Bisa

Sedang Promo, CALL 0813-1491-2119, klinik gigi anak bandung selatan, klinik gigi buka dihari minggu, klinik gigi keluarga terdekat Cimahi, rekomendasi klinik gigi daerah antapani, klinik gigi bandung rating bagus, klinik pasang behel bojongsoang, klinik gigi bojongsoang, rekomendasi orthodentis bojongsoang, tempat perawatan gigi anak bojongsoang, klinik gigi terbaik di Bandung, klinik gigi terpercaya, klinik gigi bandung, dokter gigi bandung, klinik gigi cimahi, klinik gigi murah, klinik gigi terdekat, praktik dokter gigi.

Gigi yang tidak beraturan dan berantakan bisa membuat seseorang merasa kehilangan percaya diri. Masalah seperti ini bisa disebabkan karena beberapa hal, seperti pertumbuhan gigi yang tidak normal, infeksi gusi, kebiasaan mengisap jempol, faktor genetik hingga perawatan gigi yang kurang tepat.

Gigi yang berantakan sebenarnya masih bisa dirapikan kembali. Salah satu caranya adalah dengan memasang kawat gigi. Namun fungsi behel gigi bukanlah satu-satunya cara merapikan gigi. Selain kawat gigi, berikut cara merapikan gigi yang tidak beraturan.

1. Aligner

Prinsip aligner sebenarnya cukup sederhana. Agar terlihat lebih rapi dan tidak terlalu renggang, gigi disangga dengan alat yang terbuat dari bahan plastik bening yang disebut aligner. Bentuk aligner sendiri berupa penyangga yang terbuat dari bahan plastik bening. Agar tidak mengganggu, aligner dibuat setipis mungkin.

Masa pakai aligner biasanya antara 2-3 minggu. Setelah itu, kamu harus menggantinya dengan yang baru. Setiap kali makan dan menggosok gigi aligner juga harus dilepas. Agar tidak menyebabkan masalah baru, aligner juga harus rutin dibersihkan.

2. Dental Contouring

Dibandingkan dengan cara meratakan gigi lainnya, dental contouring tergolong konservatif. Untuk meratakan gigi, lapisan enamel gigi dikikis sedikit. Setelah itu, gigi dibentuk kembali agar terlihat lebih rapi.

Cara ini sebenarnya cukup efektif untuk merapikan gigi dengan kasus yang tidak berat. Namun karena harus mengikis lapisan enamel gigi, dental contouring sangat tidak direkomendasikan untuk orang yang memiliki masalah gigi sensitif.

3. Dental Crown

Dental crown sangat lazim digunakan untuk merapikan gigi patah, tidak rata atau berlubang. Agar gigi terlihat lebih rapi, dibuatlah mahkota gigi tiruan atau dental crown untuk menambah bagian-bagian yang tidak rata atau rusak. Selain untuk merapikan gigi, dental crown juga bisa digunakan untuk menutup gigi yang menguning atau menghitam.

Mahkota gigi biasanya dibuat dari bahan logam, stainless steel, resin atau porselen. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan, dokter gigi juga akan memeriksa kondisi fisik gigi dan rontgen gigi terlebih dahulu. Setelah semua dipastikan aman, barulah pemasangan mahkota gigi buatan bisa dilakukan.

4. Veneer

Orang umumnya mengenal veneer sebagai prosedur untuk memutihkan gigi. Padahal selain untuk memutihkan gigi, veneer juga bisa digunakan untuk merapikan gigi.

Prosedur perbaikan gigi dengan veneer gigi dilakukan dengan cara memasang cangkang buatan ke gigi yang tidak rapi. Cangkang gigi ini biasanya dibuat dari bahan keramik, porselen atau komposit.

5. Retainer

Pada dasarnya retainer ini mirip seperti aligner. Alat ini berfungsi sebagai penyangga untuk membantu mempertahan gigi yang sudah rapi agar tidak kembali menjadi berantakan. Retainer sendiri ada yang sifatnya tetap dan ada juga yang dapat dilepas pasang. Agar gigi senantiasa rapi, biasanya retainer digunakan selama 6 bulan berturut-turut.

Untuk informasi lebih lanjut anda bisa menghubungi Call Center utama kami https://wa.me/6281314912119 atau kunjungi Instagram kami https://instagram.com/tamidentalcare?igshid=MzNlNGNkZWQ4Mg==

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *