Mengapa harus mengganti sikat gigi?

Mulut adalah salah satu sumber bersarangnya bakteri.

Itulah mengapa menjaga kesehatan mulut sangatlah penting, sebab mulut menjadi tempat pertama terjadinya pencernaan makanan.

Makanan yang kita makan akan dicerna di mulut dengan enzim-enzim yang ada pada mulut. Lalu proses pencernaan makanan dilanjutkan ke kerongkongan, dicerna oleh lambung, lalu diserap oleh usus. Terbayang bukan jika mulut kita tidak sehat? Bakteri akan ikut masuk ke dalam bagian tubuh lainnya.

Menjaga kesehatan mulut dapat dilakukan dengan rajin menyikat gigi. Menyikat gigi pun harus dilakukan dengan benar dan mencapai ke ujung gigi, sebab bakteri dapat berkembang biak di tempat-tempat tersembunyi pada bagian gigi.

Gerakannya harus dilakukan dengan cara memutar, tidak hanya searah. Kita pun harus memilih sikat gigi yang nyaman dipakai dan tidak melukai gusi.

Kapan sebaiknya mengganti sikat gigi?

Berdasarkan informasi dari American Dental Association, ternyata sebaiknya kita mengganti sikat gigi setiap tiga sampai empat bulan sekali.

Jika Anda menggunakan sikat gigi yang dapat diganti kepalanya atau sikat gigi elektrik, gantilah kepala sikat itu dalam jangka waktu tiga sampai empat bulan.

Jika bulu sikat telah rusak, sebaiknya juga segera diganti. Bulu sikat yang telah rusak dapat melukai gusi, membuat gusi menjadi berdarah.

Namun, selain karena bulu sikat yang rusak, gusi yang berdarah bisa juga disebabkan karena gusi yang sensitif. Jika hal ini terjadi berkali-kali, periksakan ke dokter sehingga Anda tahu produk perawatan gigi dan gusi yang baik untuk Anda.

Jadi, jika gusi Anda sensitif, jangan sampai menunggu bulu sikat rusak baru mengganti sikat gigi. Perdarahan pada gusi tidak boleh disepelekan.

Selain itu, sikat gigi anak-anak harus lebih sering diganti dibanding orang dewasa. Anak-anak sering menggigit sikat gigi, jadi kemungkinan bulu sikat giginya akan lebih cepat rusak dibanding dengan milik orang dewasa.

Tidak hanya tekstur bulu sikat, Anda juga harus memperhatikan perubahan warna pada sikat. Jika sikat sudah berubah warna, saat itulah Anda sudah harus mengganti sikat gigi.

Bagaimana cara merawat dan membersihkan sikat gigi?

Selain memperhatikan bulu sikat dan rajin mengganti dengan yang baru, Anda juga perlu memperhatikan cara merawat dan membersihkan sikat gigi.

Berikut ini adalah tips untuk merawat dan membersihkan sikat gigi.

Selain memperhatikan bulu sikat dan rajin mengganti dengan yang baru, Anda juga perlu memperhatikan cara merawat dan membersihkan sikat gigi.

Berikut ini adalah tips untuk merawat dan membersihkan sikat gigi.

Jangan menaruh sikat gigi pada tempat yang tertutup. Sebaiknya sikat gigi ditaruh di tempat yang terbuka agar cepat kering. Hal ini untuk mencegah bakteri semakin bersarang di sikat gigi Anda.


Jika sikat gigi Anda memiliki penutup sikat, seperti kebanyakan produk yang ditawarkan, ada baiknya menunggu sikat kering dulu sebelum memakaikan penutupnya.


Bersihkan sikat gigi dengan air keran. Jika Anda memang khawatir kuman berkembang biak di sikat gigi Anda. Anda bisa membersihkannya dengan memakai obat kumur yang memiliki kandungan antiseptik atau alkohol. Obat kumur dengan kandungan hidrogen peroksida dikatakan ampuh untuk mencegah mikroorganisme berkembang di bulu sikat.


Taruh di tempat terbuka. Seperti yang sudah disebutkan di atas, hal ini dilakukan supaya sikat lebih cepat kering. Tidak masalah jika sikat ditaruh bersamaan dengan sikat gigi orang lain, tetapi yang perlu diingat adalah jangan pernah memakai sikat gigi yang sama bersama orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *