6 Kebiasaan yang Membuat Gigi Menjadi Kuning

1. Sering minum kopi, soda, dan teh

Kandungan kafein yang tinggi dalam kopi, teh, dan minuman energi dapat mengikis enamel gigi jika dikonsumsi berlebihan (2-3 kali sehari) dan secara terus menerus. Sementara soda pada minuman berkarbonasi mengandung asam yang juga efeknya pada gigi sama dengan kopi dan teh.

Ketika enamel terkikis, noda minuman itu bisa menetap pada dentin (yang alaminya berwarna kuning) sehingga gigi akan bertambah kuning jika tidak dibersihkan dengan benar dan teratur.

Selain itu, minuman-minuman ini umumnya mengandung gula yang dapat menarik perhatian bakteri dalam mulut sehingga produksi asam semakin tinggi. Selain menjadi penyebab gigi kuning, bakteri juga bisa membuat gigi mudah berlubang dan terkena penyakit gigi lainnya.

2. Sering menggigit kuku

Kebiasaan menggigit kuku dilakukan ketika sedang grogi. Praktisi kesehatan gigi yang berbasis di London, Deepak Aulak mengatakan kebiasaan ini bisa menyebabkan gigi saling bergesek dan mengikis permukaan enamel.

Enamel sendiri adalah lapisan pelindung gigi yang mencegah gigi dari kerusakan serta mencegah gigi berubah warna.

“Karena enamel gigi tidak bisa tumbuh lagi secara alami, kami ingin mempertahankan sebanyak mungkin fungsi dan estetika gigi,” kata Aulak mengutip dari Woman and Home.

Selain menggigit kuku, enamel gigi juga bisa terkikis jika seseorang tak sengaja menggertakkan gigi di malam hari.

3. Sering Makan Buah Asam

Kebiasaan menggigit kuku dilakukan ketika sedang grogi. Praktisi kesehatan gigi yang berbasis di London, Deepak Aulak mengatakan kebiasaan ini bisa menyebabkan gigi saling bergesek dan mengikis permukaan enamel.

Enamel sendiri adalah lapisan pelindung gigi yang mencegah gigi dari kerusakan serta mencegah gigi berubah warna.

“Karena enamel gigi tidak bisa tumbuh lagi secara alami, kami ingin mempertahankan sebanyak mungkin fungsi dan estetika gigi,” kata Aulak mengutip dari Woman and Home.

Selain menggigit kuku, enamel gigi juga bisa terkikis jika seseorang tak sengaja menggertakkan gigi di malam hari.

4. Sering Merokok

Perokok memiliki warna gigi agak kuning. Zat kimia pada rokok seperti tar dan nikotin bisa mengubah warna alami gigi. Warna kekuningan bisa bertahan di gigi terutama bagian depan.

Kebiasaan merokok juga menghambat perbaikan jaringan gusi sehingga menyebabkan terkikisnya tulang dan mengganggu akar gigi.

Kata Aulak “Lebih signifikan lagi, merokok berhubungan dengan peningkatan risiko kanker paru, mulut dan tenggorokan”.

5. Sering Berkumur Setelah Menggosok Gigi

Banyak orang suka menggunakan obat kumur sehabis menyikat gigi guna menjaga napas tetap segar. Sayangnya, banyak obat kumur yang memiliki kandungan yang sangat asam yang bila digunakan terlalu sering dapat merusak enamel gigi yang berharga. Akibatnya, gigi kamu akan lebih cepat menguning. 

Selain itu, terlalu sering menggunakan obat kumur juga bisa membuat mulut menjadi kering. Padahal, air liur berperan penting terhadap kesehatan gigi dan mulut. Air liur mengandung kombinasi mineral, enzim, dan senyawa oksigen yang berguna untuk menjaga keseimbangan pH di mulut kamu tetap netral dan mengurangi asam yang bisa mengikis enamel. Air liur juga membersihkan gigi secara teratur untuk melumpuhkan bakteri dan mencegah noda menempel pada email yang bisa menyebabkan gigi menjadi kuning.

6. Teralu Keras dan Cepat Menggosok Gigi

Meski menggosok gigi harus dilakukan secara rutin, kamu tidak boleh asal saat melakukannya. Menggosok gigi terlalu keras dan cepat bisa membuat gigi kamu menjadi kuning. Karena tekanan tersebut dapat mengikis lapisan enamel dan mengekspos lapisan dentin.

Sehingga, kamu juga perlu memperhatikan cara menggosok gigi yang benar. Lakukanlah dengan perlahan dan jangan menggosoknya terlalu keras. Pastikan kamu juga menggosok gigi sebelum tidur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *